Mengapa Peru Ungguli Jepang

Lain Lain

FIFA Awards 2018 sudah digelar dan para pemenang di tiap-tiap kategori sudah diumumkan. Suporter Peru menjadi keliru satu peraih penghargaan bersama dengan menyabet kategori suporter terbaik, mengalahkan Jepang dan Senegal. Perjuangan dan pemberian besar dari suporter Peru menjadi keliru satu alasan. Peru yang berlaga di Piala Dunia 2018 Russia menjadi hal yang menggembirakan bagi rakyatnya. Lolosnya La Blanquirroja ke Piala Dunai 2018 merupakan yang pertama sejak paling akhir kali berpartisipasi pada edisi 1982 di Spanyol. Momentum berikut dimanfaatkan betul para suporter Peru untuk menunjang tim nasional mereka. Bahkan tercatat kurang lebih 40.000 suporter Peru datang ke Russia untuk memberikan impuls kepada tim yang diarsiteki Ricardo Gareca. Mordovia Arena, Central Stadium, dan juga Fisht Olympic Stadium menjadi keliru satu saksi antusiasme para suporter ketika Peru bertanding. Tak disangka, Russia menjadi sesak bersama dengan orang berkaos putih-merah.

Hal ini [berada di Russia] merupakan yang terbaik, banyak orang Peru dimana-mana,” ujar Julio, keliru satu pendukung Peru dari Lima, dikutip dari Dream Team FC. “Kami meninggalkan seluruhnya di rumah, singgah ke sini bersama dengan yang lainnya dan saat ini kami mendambakan nikmati pengalaman itu. Meski pada pada akhirnya Paolo Guerrero cs. tidak mampu lolos ke fase gugur sebab cuma menduduki posisi tiga di Grup C, suporter Peru sudah memperlihatkan impuls di dalam menunjang tim mereka. Terpisah jarak 14.000 km dari Russia tidak menjadi halangan. Tidak mengherankan kalau pada akhirnya mereka memperoleh gelar suporter terbaik. Peru tersingkir dari turnamen Piala Dunia bersama dengan permainan yang baik tanpa rasa takut. Namun di atas seluruhnya itu, tim ini sudah dapat dukungan oleh keliru satu basis pengagum terbaik di dalam histori Piala Dunia. Saya mengangkat topi untuk mereka,” tutur Antonio Banderas, aktor pemeran Zorro, dikutip dari daftar macaubet.

Suporter Jepang dan Senegal yang berada di dalam nominasi terhitung sudah memperlihatkan sikap yang baik sepanjang gelaran Piala Dunia. Berada di group yang sama, aksi mereka membersihkan stadion menjadi keliru satu hal yang paling diingat. Kemenangan yang diraih Jepang 2-1 pas melawan Kolombia diikuti aksi yang menyebabkan pujian. Setelah pertandingan, para pendukung Samurai Biru memungut sampah yang berserakan di Mordovia Arena. Aksi memungut sampah terhitung dilaksanakan suporter Senegal yang berada di Otkritie Arena ketika tim yang paling disayangi mereka mampu mengalahkan Polandia. Ketika kedua tim saling berhadapan, aksi berikut masih dilaksanakan oleh suporter Senegal dan Jepang. Setelah itu, kedua suporter memperoleh apresiasi dari beragam penjuru dunia berkat tindakan yang dilakukan.

Selain itu, aksi lain yang menuai pujian adalah ketika keliru satu suporter Jepang dan Senegal menyanyikan lagu serial animasi One Piece yang memperlihatkan keramahan dari keduanya. Aksi yang sempat menjadi penuturan di sarana sosial berikut terhitung menjadi keliru satu bukti bahwa keduanya sudah memperlihatkan tabiat yang baik sebagai suporter. Sementara dedikasi dan impuls yang muncul dari suporter Jepang dan Senegal sudah memberikan nada dan warna sendiri di Russia 2018, mereka terhitung laksanakan hal yang melebihi tugasnya sebagai suporter. Sikap hormat sudah ditunjukkan pada kedua suporter berikut dan bersama dengan tuan rumah, aksi mereka membersihkan stadion setelah kedua tim berlaga memperoleh pujian yang besar dari dunia,” tulis FIFA di lawan website mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *